Yesayas: KPSN Komit Berantas Mafia Sepak Bola Indonesia

Yesayas: KPSN Komit Berantas Mafia Sepak Bola Indonesia
Para tamu undangan berpose saat acara Halal Bihalal KPSN di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (3/6/2019). Foto: istimewa for jpnn

Selain ingin membersihkan PSSI dengan memberantas macth fixing, KPSN juga ingin mengembalikan PSSI ke khittah kelahirannya pada 19 April 1930 di Yogyakarta, yakni menjadikan sepak bola sebagai alat pemersatu bangsa dan sarana menyejajarkan diri dengan bangsa-bangsa lain yang lebih maju melalui prestasi sepak bola Indonesia.

“Itulah visi dan misi KPSN. Kami sama sekali tidak memiliki agenda pribadi. Kami tidak berambisi menduduki jabatan tertentu di PSSI. Secara pribadi, saya merasa hidup saya sudah selesai. Secara materi saya merasa sudah cukup. Saya tak menginingkan jabatan apa pun. Bahwa kami menaruh perhatian terhadap PSSI, itu semata-mata karena kecintaan kami kepada PSSI dan bangsa ini”

“Siapa pun yang kelak memimpin PSSI, silakan saja, yang penting visi dan misi KPSN terakomodasi,” paparnya sambil menambahkan, dengan terkuncinya langkah mafia bola, maka perputaran ekonomi di arena sepak bola akan lebih kencang, sehingga bisa menciptakan ribuan lapangan kerja, termasuk bagi relawan. (dkk/jpnn)


Komite Perubahan Sepak Bola Nasional (KPSN) menggelar acara Halal Bihalal Idulfitri 1440 H di Hotel Bidakara, Jakarta, Rabu (3/6/2019).


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News