Empat Satwa KBS yang Ditukar tak Sehat
Semuanya Tua dan Bukan Keturunan Asli
jpnn.com - "Ada memorandum of understanding (MoU) untuk pemindahan tersebut. Di pindah dengan beberapa pertukaran," kata Ludvie.
Dia menerangkan, empat hewan tersebut bakal ditukar dengan museum plus 200 spesimen atau contoh hewan di dalam museum itu. Pertukaran tersebut merupakan perjanjian yang sudah lama dilakukan. "Itu sudah lama kok," paparnya. 


Bahkan, lanjut dia, pembangunan museum tersebut sedang diproses. Dia mengatakan, museum tersebut bakal selesai dibangun tahun ini. "Museum bakal menjadi daya tarik tersendiri hingga membuat KBS bakal lebih ramai lagi," katanya.


Soal pemindahan kuda nil yang terkesan kasar, Ludvie mengaku bakal menindaklanjuti ke petugas KBS. Dia mengatakan mungkin bukan pemukulan, tetapi hanya diacung-acungkan ke kuda nil agar takut dengan tujuan agar kuda nil masuk ke kandang angkut. "Tapi, jika ada kekerasan, harus diperbaiki," jelasnya.
Namun berdasarkan informasi yang dikumpulkam, hewan-hewan yang ditukar ke Pematangsiantar itu sudah berusia lanjut. "Bahkan bantengnya bukan banteng asli. Tapi campuran dengan sapi. Makanya tubuhnya lebih kecil," kata seorang sumber.
Selain itu, kondisi empat satwa itu tidak sehat. Karena itulah mereka harus keluar dari KBS. (idr/mas)
SURABAYA - Pemindahan empat satwa Kebun Binatang Surabaya (KBS) mengundang kontroversi. Apalagi beberapa petugas berusaha memasukkan banteng dan
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Waspada, Gunung Ile Lewotolok Erupsi Lagi
- Peringati Isra Mikraj, PSI Banten Bersama Ulama & Santri Gelar Istighosah di Pandeglang
- Long Weekend, Volume Kendaraan di JTTS Meningkat 28 Persen
- Alif Jalan Kaki ke Makkah untuk Tunaikan Haji
- Buaya Muncul Dekat Pemukiman, Warga Resah
- Ciri-Ciri Mayat Mengambang di Kali Ciliwung, Ada Luka Lebam di Wajah
JPNN.com




