Ferdinand Demokrat: Sekalipun Dibayar Rp 100 Triliun, Saya tidak Akan Masuk Partai Gelora 

Ferdinand Demokrat: Sekalipun Dibayar Rp 100 Triliun, Saya tidak Akan Masuk Partai Gelora 
Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat (PD) Ferdinand Hutahaean. Foto: JPNN.Com/Ricardo

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Bidang Hukum dan Advokasi DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean geram karena namanya diseret-seret masuk ke dalam Partai Gelora. Partai ini digagas oleh eks pentolan PKS, antara lain Fahri Hamzah dan Anis Matta.

Ferdinand lewat akunnya di Twitter @FerdinandHaean2 pada Jumat (8/11), menyatakan sama sekali tidak tertarik masuk Partai Gelora. 

"Kenapa bawa-bawa nama saya bang? Dibayar 100 triliun pun saya tak akan masuk Gelora. Jangan suka meremehkan orang, gak enak nanti kalau abang diremehkan org lain.  Atau kenapa bukan abang saja yang masuk Gelora?" cuit Ferdinand. 

Pernyataan Ferdinand merespons cuitan akun @GusUmarChelsea Twitter. Akun ini menulis "Setelah Ruhut saya sarankan Partai Gelora rekrut Ferdinan dan Faldo". 

Akun itu  membalas cuitan politikus Partai Demokrat  Andi Arief di Twitter @AndiArief__ yang menyarankan Partai Gelora merekrut Ruhut Sitompul.

"Setelah Dedy Mizwar, saya menyarankan Partai Gelora merekrut  @ruhutsitompul," tulis Andi. Partai Gelora dikabarkan akan segera mendeklarasikan diri pada November 2019 ini. (boy/jpnn)

Video Pilihan :

Partai Gelora mendadak ramai dibicarakan setelah digagas oleh eks pentolan PKS antara lain Fahri Hamzah dan Anis Matta.


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News