Ferdy Sambo Hanya Jenderal Bintang 2, Tidak Mungkin Bisa Menekan Komjen Gatot dkk

Ferdy Sambo Hanya Jenderal Bintang 2, Tidak Mungkin Bisa Menekan Komjen Gatot dkk
Salah satu petinggi Polri yang dinonaktifkan dari jabatan Kadiv Propam, Irjen Ferdy Sambo. Ilustrasi Foto : Ricardo/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Strategis Kepolisian (Lemkapi) Edi Hasibuan mengatakan Irjen Ferdy Sambo saat ini sudah tidak lagi menjabat sebagai Kepala Satuan Tugas Khusus (Kasatgasus) Polri.

Perwira tinggi Polri itu juga sudah dinonaktifkan dari jabatan Kadiv Propam. Dengan begitu, Ferdy Sambo tidak lagi bisa mengintervensi penyidikan penembakan yang menewaskan Brigadir J.

"Jabatan Kasatgasus (Polri) adalah jabatan tambahan sebagai Kadiv Propam Polri. Saat jabatan Kadiv Propam Polri dicabut, maka dengan sendirinya jabatan Kasatgasus yang disandangnya otomatis akan hilang," ujar Edi dalam siaran persnya, Minggu (31/7).

Menurut mantan anggota Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) ini, jabatan Kasatgasus itu difungsikan hanya sewaktu-waktu bila diperlukan, misalnya saat ada gangguan perekonomian nasional.

Dia mengatakan Satgasus Pori dibuat sejak Kapolri dijabat Jenderal (purn) Tito Karnavian dan berlanjut hingga saat ini.

Ketika Ferdy Sambo menjabat Kadiv Propam, maka otomatis jabatan Kasatgasus akan dijabatnya.

Kemudan, ketika Ferdy Sambo sudah dinonaktifkan dari Kadiv Propam, maka jabatan Kasatgasus tidak dipegangnya lagi.

“Tanpa mengurangi rasa hormat saya dengan Ferdy Sambo, dia tidak bisa menekan apalagi intervensi dalam kasus ini," ujar pria yang karib disapa Bang Edi itu.

Edi Hasibuan meyakini Irjen Ferdy Sambo tidak bisa menekan tim khusus yang dipimpin Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News