Firli Bahuri Ingatkan Nilai-Nilai Antikorupsi Hari Raya Kurban

Firli Bahuri Ingatkan Nilai-Nilai Antikorupsi Hari Raya Kurban
Ketua KPK Firli Bahuri Foto: Ricardo/JPNN.com

Dalam kacamata penanganan korupsi, kata Firli, kisah keluarga Nabi Ibrahim AS diterjemahkan menjadi strategi trisula pemberantasan korupsi KPK.

Yakni pendekatan pendidikan masyarakat untuk membentuk mindset dan culture set baru antikorupsi, pendekatan pencegahan yang tujuan utamanya menghilangkan kesempatan dan peluang untuk korupsi, dan pendekatan penindakan di mana ketiganya adalah core business KPK dalam pemberantasan korupsi.

"Dengan tingginya animo serta dukungan segenap komponen bangsa kepada KPK, kami yakin ini menjadi solusi terbaik agar Indonesia terlepas dari laten korupsi yang menggurita di negeri ini."

Menurut Firli, korupsi bukan sekadar kejahatan yang merugikan keuangan dan perekonomian negara, tapi juga termasuk kejahatan kemanusiaan dunia karena telah masuk sampai fase berjejaring.

"Dampak destruktifnya pada setiap tatanan kehidupan umat manusia, dapat meluluh lantakkan peradaban manusia," kata Firli.

Firli mengatakan dari penelitian dan data empiris menyebutkan korupsi terbukti dapat menciptakan fantasi, mendorong kreativitas calon-calon koruptor untuk beradaptasi, berinovasi, dan memodifikasi modus-modus baru kejahatan korupsi, agar tidak terungkap apalagi tertangkap saat mereka beraksi.

"Ibadah kurban seyogianya menjadi momentum bagi kita untuk menjagal sifat-sifat kebinatangan yang sejatinya ada dalam diri kita," kata Firli. (dil/jpnn)

Menurut Firli, esensi dan makna Iduladha, dapat digali dari sejarah keluarga Nabi Ibrahim AS yang terkenal sangat antikikorupsi semasa hidupnya


Redaktur & Reporter : M. Adil Syarif

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News