Fonseka Didukung Oposisi

Fonseka Didukung Oposisi
Foto: Lankatruth.com.
Fonseka terutama mengkritik catatan buruk pemerintahan saat ini dalam hal korupsi, kekebasan media, demokrasi, pembangunan kembali kawasan bekas perang, penjagaan perdamaian, serta penegakan hukum dan ketertiban. Hal-hal yang pada dasarnya terus disoroti oleh kaum opossi, berikut juga negara-negara Barat, lantaran upaya Rajapaksa yang dipandang masih sangat minim.

"Kita harus memastikan (adanya) pemerintahan yang baik. Saya sudah dibawa (ke) dalam politik dengan ketidakpastian, dan saya akan memastikan bahwa demokrasi akan ditegakkan kembali," tegasnya. Sebagai informasi, Fonseka bakal maju lewat wadah persatuan kelompok oposisi, yang terutama didukung oleh Partai Nasional Bersatu yang pro-bisnis, serta oleh Janatha Vimukhti Peremuna dari kalangan Marxis.

Namun, kendati disebut sebagai pahlawan perang, Fonseka bukannya sama sekali tanpa kekurangan dan kritik. Beberapa pihak dalam ketentaraan bahkan menyebutnya sebagai figur yang kejam, dengan mentalitas "harus menang apapun caranya" di sepanjang karir militernya. Baru-baru ini pula, pihak AS yang berpedoman pada laporan Deplu tentang kemungkinan aksi kejahatan perang, sempat berniat meng-interview Fonseka yang tengah berkunjung ke negeri itu (AS), kendati pihak Sri Lanka langsung protes dan sang jenderal pun pulang tanpa 'diganggu'. (ito/JPNN)

KOLOMBO - Jenderal Sarath Fonseka, mantan pemimpin tertinggi militer serta eks-Kepala Staf Pertahanan Sri Lanka, akhirnya memastikan dirinya akan


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News