Gagal Mencuri Malah Mati

Gagal Mencuri Malah Mati
Gagal Mencuri Malah Mati

jpnn.com - MALANG - Berakhir sudah petualangan kakak-adik Zainal Arifin, 40, dan Mukhlis Mahmudi, 35, warga Mergosono Gang V, Kedungkandang, Kota Malang, itu di dunia kriminal. Zainal tewas. Sementara Mukhlis sekarat setelah gagal membobol rumah di kawasan Pakisaji, kemarin sore (12/8).

Kakak-adik tersebut bernasib nahas setelah pencurian yang mereka lakukan di Perumahan Garuda Kencana, Bendo, Pakisaji, dipergoki warga. Buntutnya, mereka menjadi bulan-bulanan warga hingga salah satunya tewas di lokasi kejadian.

Berdasar data yang dihimpun Jawa Pos Radar Malang, kedua pelaku sekitar pukul 14.00  bakal membobol rumah kosong di Perumahan Garuda Kencana, Bendo, Pakisaji. Namun, saat baru mencukit jendela, aksi mereka dipergoki warga perumahan.

Warga yang mengetahui pencurian itu langsung mengejar para pelaku. Kakak-adik tersebut kemudian langung kabur dengan menggunakan motor Yamaha Jupiter bernopol N 5909 CQ ke arah Kepanjen.

Dalam pelarian itu, Zaenal berperan sebagai joki motor. Sementara Mukhlis dibonceng di belakang. Untuk menakut-nakuti warga, Mukhlis mengobat-abitkan parang yang dibawanya.

Namun, saat tiba di perempatan jalan utama akses Pakisaji-Kepanjen, duo rampok itu bertabrakan dengan pengendara motor yang lain. Mereka pun bergelimpangan. Lantaran mengetahui hal tersebut, warga langsung mengerumuni dua pelaku itu. Mereka menghajar Zaenal. Sementara itu, Mukhlis yang badannya dipenuhi tattoo tersebut berhasil melarikan diri dan sempat sembunyi. (did/jpnn)


MALANG - Berakhir sudah petualangan kakak-adik Zainal Arifin, 40, dan Mukhlis Mahmudi, 35, warga Mergosono Gang V, Kedungkandang, Kota Malang, itu


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News