Gandeng ASEAN, Kemendes PDTT Optimalkan Pembangunan Desa di Kawasan Perbatasan

Gandeng ASEAN, Kemendes PDTT Optimalkan Pembangunan Desa di Kawasan Perbatasan
Perjanjian kerja bersama antara Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi dengan PT Medifa Infoyasa Suryantara, PT Edigy jaya Global dan Rumah Indonesia Makmur, Jumat (13/1). Foto: Dokumentasi Humas Kemendes PDTT

"SDGs Desa memastikan keselarasan langkah pencapaian tujuan pembangunan nasional, sekaligus selaras dengan Sustainable Development Goals,” ungkapnya.

Saat ini, sebanyak 931.846 warga pendata, 77.723 admin pengelola di desa, berhasil mengumpulkan data, hingga menghasilkan 62.395 rekomendasi kegiatan pembangunan level desa.

Dia menambahkan capaian indeks SDGs Desa mencerminkan capaian indeks komposit IDM, dengan capaian tertinggi adalah SDGs Desa tujuan ke 7; Desa Berenergi Bersih dan Terbarukan, SDGs Desa tujuan ke-16; Desa Damai dan Sejahtera, serta SDGs Desa tujuan ke-1; Desa Tanpa Kemiskinan.

Gus Halim menegaskan penggunaan data mikro berbasis individu, keluarga, rukun tetangga, dan lingkungan desa, memastikan rekomendasi kegiatan pembangunan desa, tidak melewatkan seorang pun lepas dari aktivitas pembangunan.

Perencanaan pembangunan berbasis rekomendasi data SDGs Desa, kata Gus Halim, memastikan dampak dan manfaat pembangunan dirasakan oleh setiap warga desa. (mrk/jpnn)

Kemendes PDTT menggandeng negara-negara anggota ASEAN untuk mengoptimalkan pembangunan desa di kawasan perbatasan


Redaktur & Reporter : Sutresno Wahyudi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News