Gas Elpiji Langka dan Mahal

Gas Elpiji Langka dan Mahal
Antrean membeli gas elpiji. Foto: JPG/Pojokpitu

jpnn.com, PACITAN - Antrean panjang masyarakat untuk mendapatkan gas elpiji bersubsidi di Kabupaten Pacitan, Jatim menjadi pemandangan biasa akhir-akhir ini.

Warga harus rela menunggu berjam-jam, demi mendapatkan satu buah tabung gas melon.

Selain langka, harga gas elpiji bersubsidi mulai melambung tinggi khususnya di tingkat pengecer.

Seperti Siti Rohmah warga setempat, harus merogoh kocek hingga Rp 22 ribu untuk mendapatkan satu tabung gas elpij berukuran 3 kilo gramnya.

"Padahal harga ecerean tertinggi (het) hanya Rp 16 ribu," ujar Rohmah.

Sebenarnya kebutuhan warga Pacitan hanya berkisar 22 ton per hari, sementara ketersediaan elpiji mencapai sekitar 50 ton per hari di tingkat distributor.

Kemugkinan kelangkaan ini dampak peningkatan daya beli di bulan Ramadan, sehingga kuota elpiji harus ditambah 8.500 tabung gas melon per hari. (pul/jpnn)


Harga gas elpiji bersubsidi mulai melambung tinggi khususnya di tingkat pengecer.


Redaktur & Reporter : Natalia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News