Gedung Mewah DPR Tidak Bisa Dihentikan

Marzuki: Sudah Bayar Konsultan

Gedung Mewah DPR Tidak Bisa Dihentikan
Gedung Mewah DPR Tidak Bisa Dihentikan
JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie mulai gusar terhadap rencana pembangunan gedung baru dewan yang  belakangan "menjadi berantakan". Apalagi muncul kesan bahwa para pimpinan DPR mulai tidak satu suara dalam mendukung rencana pembangunan gedung bernilai Rp 1,6 triliun itu.

  

"Kalau ada anggota yang menolak, atas nama siapa" Tapi, kalau ada yang berusaha mencari panggung untuk bicara, ya silakan saja," sindir Marzuki.

Sebelumnya, Wakil Ketua DPR Pramono Anung mengatakan akan meminta pembangunan gedung mewah itu ditinjau ulang. Pram-sapaan akrabnya-menyebut gedung yang akan dibangun dengan 36  lantai tersebut belum diputuskan di tingkat pimpinan dewan.

Marzuki membantah perkataan Pram itu. Dia menegaskan, rencana pembangunan gedung sebenarnya sudah dibicarakan di tingkat pimpinan. Malah, lanjut dia, juga sudah dibicarakan dengan MPR dan DPD. "Kalau sudah begini, masak distop" kata wakil ketua Dewan Pembina Partai Demokrat tersebut.

JAKARTA - Ketua DPR Marzuki Alie mulai gusar terhadap rencana pembangunan gedung baru dewan yang  belakangan "menjadi berantakan".

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News