Gelombang 5 Meter di Papua Selatan

Warning untuk Nelayan tidak Melaut

Gelombang 5 Meter di Papua Selatan
Hujan deras disertai petir menjadi ancaman serius bagi masyarakat di hampir seluruh kawasan Indonesia. Tampak dalam foto awan tebal dengan petir terlihat di arah laut Selat Makassar. Menurut Forecaster on Duty Kantor Stasiun Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Bandara Sepinggan Balikpapan Samriyanto, peristiwa itu disebut badai guntur atau thunder storm. Badai guntur terjadi karena ada awan konvektif yang biasanya disertai dengan pertumbuhan awan Cumulonimbus (CB) Foto: THOMAS/KALTIM POST
Selain wilayah Papua Selatan, menurut Mujahidin, perairan utara Papua, khususnya sekitar Kabupaten Biak Numfor dan Supiori, juga rawan. Di perairan tersebut, tinggi gelombang berkisar antara 1-3 m. "Kalau Papua bagian utara, yang perlu diwaspadai adalah perairan Biak hingga Sorong. Sebab, tinggi gelombang kurang lebih 1,5-3 meter," jelasnya.(ind/jpnn/ruk)

JAYAPURA - Badan Meteorologi dan Geofisika (BMG) Wilayah V Jayapura mengingatkan nelayan di Papua Selatan, khususnya daerah Agats, Kabupaten Asmat,


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News