Gelombang Panas Melanda Gaza, Listrik Biarpet, Tukang Reparasi Kipas Angin Panen

Gelombang Panas Melanda Gaza, Listrik Biarpet, Tukang Reparasi Kipas Angin Panen
Mustafa Abdou sedang memperbaiki dan memodifikasi kipas angin di bengkelnya di Jalur Gaza, Palestina, Selasa (25/7). Gelombang panas yang melanda Gaza memaksa warga menggunakan kipas angin bertenaga baterai karena aliran listrik sering padam. Foto: REUTERS

“Saya melakuan lebih banyak perbaikan karena gelombang panas belum pernah terjadi sebelumnya,” ujar Mustafa.

Awalnya banyak pelanggan Mustafa dari penghuni kamp di Gaza. Namun, kini pelangganya juga dari tempat lain.

Meski dikelilingi banyak kipas angin, Mustafa terlihat gerah. Penyebabnya ialah listrik yang kerap biarpet.

Lebih dari 2,3 juta orang tinggal di Jalur Gaza, kawasan yang terjepit antara Mesir dan Israel.

Pejabat setempat menyatakan kebutuhan listrik di Jalur Gaza mencapai 500 megawatt per hari pada musim panas.

Namun, satu-satunya pembangkit di Gaza hanya mampu menghasilkan 60 megawatt, sedangkan 120 megawatt dipasok dari Israel.(ArabNews/jpnn.com)

Jangan Lewatkan Video Terbaru:


Tukang reparasi kipas angin di Jalur Gaza, Palestina, sedang panen rezeki seiring gelombang panas yang melanda wilayah sempit antara Israel dan Mesir itu.


Redaktur : Antoni
Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News