Gembong Perampok Ini Berhasil Kumpulkan Rp 4 Miliar Dari 10 TKP

Gembong Perampok Ini Berhasil Kumpulkan Rp 4 Miliar Dari 10 TKP
Warga Kabupaten Asahan dan Simalungun yang merampok mesin ATM BRI di Tebing Tinggi, beberapa lalu, ditembak oleh polisi. Foto: newtapanuli/jpg

Anak buah Sihombing yang ditangkap itu adalah Arifin Siregar alias Siregar alias Ardiansyah (42), Pirman Siregar (36), Armen Sinaga (54) dan Alidin (38).

Pada penangkapan kawanan perampok ini, banyak letusan senjata api polisi yang dilepaskan.

“Dengan diamankannya 6 tersangka itu, otomatis kami berhasil menggagalkan rencana kawanan itu yang akan beraksi di salah satu kantor koperasi di Kota Palopo, Sulawesi Selatan,” sambung Faisal.

Dari 6 perampok itu, polisi menyita sejumlah barang bukti, salah satunya 1 unit sepedamotor Yamaha Mio. Hasil pemeriksaan sementara, Genk Sihombing diketahui telah sukses beraksi sejak 2013.

Aski perampokan di 10 lokasi tersebut, yakni di Batam (Kepri), Nagoya Kota, Tahun 2013 terhadap nasabah bank, pelaku 5 orang, hasil rampokan Rp2 miliar.

Yang kedua, di Medan, PT Indako Dealer Honda Jalan SM Raja Tahun 2014, pelaku 7 orang, hasil rampokan Rp85 jutam ketiga di Medan, ATM Bank Muamalat Al Azhar Padang Bulan, pelaku 7 orang, hasil rampokan Rp100 juta.

Yang keempat, di Medan, Koperasi CU Mandiri Jalan Dame, Kecamatan Medan Amplas, pelaku 7 orang, hasil rampokan Rp1,6 miliar, kelima di Kaltim, Showroom Honda (brankas), tahun 2015, pelaku 6 orang, hasil rampokan Rp80 juta. Keenam, di Tebing Tinggi, sasaran Koperasi CU pada Juni 2017, hasilnya gagal.

Ketujuh, di Tebing Tinggi, ATM Bank BRI pada bulan Juni 2017, pelaku 8 orang, hasil rampokan Rp100 juta.lalu, di Kendari (Sulteng), di sebuah showroom, Mei 2016, pelaku 3 orang, hasil rampokan Rp30 juta.

Polda Sumut meringkus dua gembong perampok antarprovinsi Tunggul Hatigoran (43) dan Burhanudin alias Regar Botak (66) di 10 lokasi berbeda berhasil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News