Gerakan Anti Feminis Menguat di Indonesia

Gerakan Anti Feminis Menguat di Indonesia
Gerakan Anti Feminis Menguat di Indonesia

Sementara itu, politisi Partai PKS Azizah Nur Tamhid, diperkirakan berhasil terpilih kembali di DPR RI, sejalan dengan meningkatnya suara partai ini dalam Pemilu 2019.

Para aktivis femis tetap optimis bahwa RUU tersebut nanti akan disahkan, dengan menunjuk contoh lolosnya UU anti kekerasan dalam rumah tangga tahun 2004.

"Gerakan perempuan di Indonesia mungkin masih muda, tetapi tidak lemah," kata Dr. Bennett.

ABC sudah berusaha menghubungi pengelola Indonesia Tanpa Feminis, namun belum mendapatkan tanggapan.

Simak beritanya dalam bahasa Inggris disini.



Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News