Gibran Sangat Loyal ke PDIP, Tak Mungkin Memilih Mendampingi Prabowo

Gibran Sangat Loyal ke PDIP, Tak Mungkin Memilih Mendampingi Prabowo
Ilustrasi - Gibran sangat loyal terhadap PDIP, karena itu tak mungkin menyebrang mendampingi Prabowo di Pilpres 2024. Foto: Ricardo/JPNN.com

jpnn.com - JAKARTA - Gibran Rakabuming Raka dinilai sangat loyal terhadap PDI Perjuangan yang telah mengantarkannya menduduki jabatan Wali Kota Surakarta.

Karena itu Direktur Eksekutif Parameter Politik Indonesia (PPI) Adi Prayitno meyakini Gibran tidak mungkin memilih bersikap berseberangan dengan partai banteng moncong putih itu di Pemilu 2024.

Misalnya, kecil kemungkinan Gibran memilih menjadi bakal calon wakil presiden yang mendampingi calon presiden Prabowo Subianto di Pemilihan Presiden 2024.

"Loyalitas Gibran pada PDI Perjuangan masih kuat, sehingga (dia) tidak mau berseberangan dengan sikap partai. Saya termasuk orang yang tidak terlalu yakin Gibran mau maju sebagai bakal cawapres," kata Adi di Jakarta, Jumat (13/10).

Adi meyakini Gibran tidak akan menggunakan kesempatan mendampingi Prabowo di Pilpres 2024 jika Mahkamah Konstitusi (MK) mengabulkan gugatan uji materi Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pemilu terkait batas usia calon presiden dan calon wakil presiden.

Sebab Gibran masih menjadi kader dan terikat dengan PDI Perjuangan, sehingga putra sulung Presiden Joko Widodo itu tidak akan mengambil sikap yang berseberangan dengan partainya.

"Saya tidak bisa membayangkan Gibran maju dan keluar dari PDI Perjuangan. Paling mungkin adalah Gibran maju di Pilpres 2024 berpasangan dengan Ganjar Pranowo, sesama kader PDI Perjuangan bisa berduet," katanya.

Selain itu, lanjut Adi, terkait elektabilitas jika Prabowo berpasangan dengan Gibran, maka hal tersebut harus diuji secara ilmiah melalui survei.

Pengamat menilai Gibran sangat loyal terhadap PDIP, karena itu tak mungkin menyebrang mendampingi Prabowo di Pilpres 2024.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News