Gilbert Simanjuntak: Aksi Blusukan Mensos Risma untuk Melihat Kenyataan di Jakarta

Gilbert Simanjuntak: Aksi Blusukan Mensos Risma untuk Melihat Kenyataan di Jakarta
Menteri Sosial RI Tri Rismaharini menyapa Pak Mulyana, seorang pemulung asal Subang di Jalan Saharjo, Jakarta Selatan, untuk selanjutnya diajak ke BRSEGP Pangudi Luhur Bekasi, Selasa (5/1). Foto: Humas Kemensos.

jpnn.com, JAKARTA - Aksi blusukan Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini di DKI Jakarta menjadi perhatian masyarakat akhir-akhir ini.

Politisi PDI Perjuangan Gilbert Simanjuntak menilai blusukan mantan wali kota Surabaya yang akrab disapa dengan panggilan Bu Risma itu merupakan hal yang baik.

"Blusukan adalah hal yang baik dan patut ditiru. Yang tidak baik adalah jarang blusukan. Apalagi menyelesaikan sesuatu dengan narasi tanpa aksi," ungkap Gilbert kepada JPNN.com, Rabu (6/1).

Selain itu, mantan wakil rektor Universitas Kristen Indonesia (UKI) itu pun mengatakan, melakukan blusukan ke lingkungan kantor dan menemukan ada yang tidak sesuai dengan peraturan merupakan hal yang positif.

"Apa yang dilakukan Menteri Risma adalah sesuatu yang seharusnya dilihat sebagai seorang menteri sosial yang berusaha melihat kenyataan di depan mata. Karena berada di Jakarta, tentu Jakarta yang akan sering dikunjungi melihat kenyataan di lapangan," kata Gilbert.

Menurut Anggota DPRD DKI Jakarta itu, memaknai blusukan antara politisi dan masyarakat tentu berbeda. Namun, dirinya menyerahkan kepada masyarakat untuk memaknai hal itu.

"Saya yakin rakyat sudah dewasa melihat apa yang baik, tanpa butuh para politisi menggiring opini berlebihan. Kedewasaan rakyat juga terlihat saat Pilkada yang baru saja selesai, mereka mampu mengatasi kendala pandemi saat Pilkada. Pilihan yang mereka buat mencerminkan sikap mereka memaknai situasi yang ada," ujarnya.

Gilbert berharap para politisi menunjukkan sikap dewasa, bukan kekanak-kanakan yang seakan mainannya terganggu.

Politikus PDIP ini juga menilai aksi blusukan Mensos Risma lebih baik dibanding menyelesaikan sesuatu dengan narasi tanpa aksi.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News