Guru Induk Tak Lulus PPPK Tahap I, Digeser Noninduk, Honorer K2 Jatim Bergerak

Guru Induk Tak Lulus PPPK Tahap I, Digeser Noninduk, Honorer K2 Jatim Bergerak
Korwil PHK2I Jatim Eko Mardiono, Koordinator PHK2I DKI Jakarta Nur Baitih, dan Ketum PHK2I Titi Purwaningsih (kiri ke kanan). Ilustrasi Foto: Mesya/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Pengumuman kelulusan PPPK guru tahap I di sejumlah daerah bermasalah. Setelah beberapa wilayah di Jawa Barat, kini giliran guru honorer di Jawa Timur yang protes keras.

Menurut Ketua Perkumpulan Honorer K2 Indonesia (PHK2I) Jawa Timur Eko Mardiono, banyak guru induk yang tak lulus tes PPPK tahap I. Ironisnya yang terbanyak guru honorer K2.

"Ini sangat aneh. Guru honorer K2 yang nyata-nyata mengajar di sekolah induk malah tidak diluluskan. Mereka digeser guru noninduk," kata Eko kepada JPNN.com, Minggu (10/10).

Dia heran dengan sistem penetapan kelulusan PPPK guru tahap I. Katanya sekolah induk mendapatkan prioritas, tetapi faktanya malah kalah.

"Edan tenan iki, bahkan yang nilainya tinggi pun enggak lulus," serunya.

Eko mempertanyakan apakah afirmasi bagi guru honorer K2 itu dipakai atau tidak. Sebab, faktanya banyak yang tumbang.

Ada juga honorer K2.yang melamar di sekolah noninduk meski nilainya tinggi tidak diluluskan padahal guru induk tidak memenuhi passing grade.

Menurut Eko, kondisi ini menimbulkan kericuhan karena guru honorer K2 di sekolah induk malah bisa digeser dengan guru noninduk karena alasan nilainya lebih tinggi.

Honorer K2 Jatim bakal demo ke Jakarta setelah banyak guru induk tidak lulus PPPK tahap I karena digeser guru noninduk.