Selasa, 25 Juni 2019 – 04:30 WIB

Hadapi UN, Siswa Dihimbau Tidak Stres

Senin, 11 Januari 2010 – 15:14 WIB
Hadapi UN, Siswa Dihimbau Tidak Stres - JPNN.COM

JAKARTA - Menteri Pendidikan Nasional (Mendiknas) M Nuh kembali menegaskan bahwa Ujian Nasional (UN) bukanlah merupakan syarat tunggal dalam menentukan kelulusan siswa SMP dan SMA di dalam satuan pendidikan. Mendiknas pun juga menjelaskan bahwa pihaknya akan tetap melaksanakan UN, karena hingga saat ini belum ada produk hukum yang memerintahkan pemerintah untuk menghentikan proses itu di Indonesia.

"Hingga saat ini, masih banyak pihak yang mencemaskan mengenai masalah ini. Sebaiknya tidak perlu cemas, karena bagi para siswa yang tidak lulus, akan diberi kesempatan kembali untuk mengikuti ujian ulang pada mata pelajaran yang tidak lulus atau keseluruhan. UN itu merupakan bagian dari sistem evaluasi," jelasnya di Jakarta, Senin (11/1).

Menurut M Nuh, keputusan pemerintah untuk tetap melaksanakan kegiatan UN tentunya sudah mengakomodir berbagai aspek yang menjadi perhatian masyarakat. Sehingga menurutnya, diharapkan UN tidak akan menjadi suatu hal yang menakutkan.

"Kami mengharapkan agar para siswa yang akan mengikuti UN dapat memanfaatkan sisa waktu sebaik-baiknya, meskipun stres tidak bsia dihindarkan. Jangankan anak-anak. Kita saja kalau diuji pasti akan stres. Maka dari itu, yang paling penting adalah para peserta ujian bisa mengelola potensi psikologis untuk mengelola stres itu, agar dapat melaksanakan UN dengan baik," imbuhnya.

Sementara itu, mengenai fatwa Mahkamah Agung (MA) soal kasasi UN, Mendiknas mengatakan bahwa di dalamnya tak ada satu kata pun yang meminta UN distop atau dilarang. Pemerintah menurutnya, hanya diminta membayar uang perkara, meningkatkan kualitas guru, melengkapi sarana-prasarana dan aspek informasi, sebelum kebijakan baru UN dibuat. (cha/jpnn)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar