HNW: Hari Pahlawan Adalah Buah Dari Resolusi Jihad

HNW: Hari Pahlawan Adalah Buah Dari Resolusi Jihad
Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid secara daring menjadi pembicara dalam acara Temu Tokoh Nasionalyang berlangsung di Pondok Pesantren Takhfidzul Al Quran (PPTQ) Ibnu Abbas Klaten Jawa Tengah, Selasa (10/10/2020). Foto: Humas MPR RI

Selain Hidayat Nur Wahid, acara tersebut juga menghadirkan dua narasumber lain. Yaitu, Dr. Muhammad Mu'inudinillah, MA (Direktur PPTQ Ibnu Abbas, Klaten) serta H. Hadi Santoso, ST MSi (Wakil Ketua Komisi D DPRD Propinsi Jawa Tengah).

Sejarah tentang Hari Pahlawan pada khususnya dan perjuangan kemerdekaan Indonesia pada umumnya, menurut Hidayat harus diketahui oleh seluruh rakyat Indonesia. Karena memahami sejarah dengan benar bisa meminimalisasi potensi bertambahnya oknum masyarakat yang mengalami Islamophobia maupun Indonesiaphobia.

“Saya tidak setuju dengan pendapat beberapa pihak yang mengusulkan penghapusan mata pelajaran sejarah dan agama. Pelajaran sejarah penting untuk mengajarkan masa lalu kepada generasi milenial agar mereka tahu perjuangan masa lalu para pahlawan termasuk ulama. Sedangkan pelajaran agama penting untuk memberikan pegangan, cara beragama yang benar sesuai kaidah masing-masing agama,” kata Hidayat lagi.

Mereka yang mengalami Islamophobia, kata Hidayat karena tidak memahami sejarah. Seolah-olah umat Islam dan para ulama tidak memiliki peran apapun dalam perjuangan. Padahal Islam dan para ulama memiliki jasa yang sangat besar Salah satunya adalah menyelamatkan Pancasila dan NKRI.

“Mereka yang Indonesiaphobia, sehingga muncul istilah kafir dan thoghut, muncul karena tidak memahami agamanya dengan baik. Padahal, lahirnya NKRI merupakan buah jihad dan ijtihat para ulama, sehingga harus dijaga dan pertahankan,” kata Hidayat lagi.

Pada kesempatan itu Hidayat juga menambahkan, salah satu tujuan dilakukannya Sosialisasi Empat Pilar MPR adalah melempangkan kembali nilai-nilai kehidupan berbangsa dan bernegara yang bengkok. Selain itu, Sosialisasi juga berfungsi mengingatkan dan menyegarkan kembali tentang empat pilar.

“Pepatah mengatakan tak kenal maka tak sayang. Karena itu  agar masyarakat menyayangi negaranya, mereka harus dikenalkan kembali akan Indonesia. Agar lebih sayang, mereka harus lebih kenal Indonesia,” kata HNW menambahkan.(jpnn)

Video Terpopuler Hari ini:

Menurut HNW, kepulangan Habib Rizieq bertepatan dengan Hari Pahlawan merupakan kabar yang membahagiakan.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News