Hotman Paris Geregetan sama Ahli yang Dihadirkan AMIN, Yusril Kasih Kode Sabar
“Nanti serahkan kepada siapa yang merasa berkepentingan soal apakah pelanggaran dugaan undang-undang ini akan ditindaklanjuti dengan mengusut secara pidana, tetapi dalam hal ini, untuk kepentingan bansos dan pemilu, dan di dalam sidang, adalah Mahkamah Konstitusi untuk menilai apakah bansos ini legal atau tidak,” Anthony menjawab.
Hotman belum puas, dia kembali menanyakan hal yang sama setelah ia merasa pertanyaannya tidak dijawab.
Ketua Majelis Sidang Suhartoyo pun menyerahkan kepada Anthony apakah mau menjawab atau tidak.
“Saya serahkan kepada majelis karena keputusannya ada di Mahkamah Konstitusi, jadi, saya menyerahkannya kepada Mahkamah. Bukan wewenang saya,” Anthony menjawab.
“Ahli juga tidak harus dipaksakan untuk menjawab, apalagi jika sama dengan yang diinginkan,” ujar Suhartoyo.
Menanggapi pernyataan Anthony, Hotman menilai Anthony sebagai ahli yang menerangkan harus berkonsekuensi atas pernyataannya.
“Mohon izin Majelis, kan dia yang memulai. Dia yang mengatakan Jokowi korupsi, dia yang mengatakan ini. Dia harus konsekuen sebagai ahli yang menerangkan,” kata Hotman.
“Iya, tetapi bagian soal menjadi apakah kewenangan MK kan tidak dijawab dan diserahkan kepada Mahkamah,” ujar Suhartoyo.
Hotman Paris meminta ahli yang dihadirkan Timnas AMIN itu jangan cuma omon omon. Apa yang terjadi?
- Namanya Disebut Dalam Dugaan Kasus Bea Cukai, Raffi Ahmad Gandeng Hotman Paris
- Nama Raffi Ahmad Muncul di Kasus Suap Blueray Cargo, Hotman Paris Sampaikan Info Penting
- Kanan Dalam
- Menurut Yusril, Presiden Prabowo Pantau Kasus Korupsi di Imigrasi Layaknya BGN
- Kaesang Ungkap Dewan Pembina PSI Akan Turun Gunung Akhir Juni
- Aturan Larangan Mutasi ASN Sebelum 10 Tahun Digugat ke MK, Ini Masalahnya
JPNN.com




