Ikut Konvensi, Marzuki Usung Konsep Indonesia Baru

Ikut Konvensi, Marzuki Usung Konsep Indonesia Baru
Ikut Konvensi, Marzuki Usung Konsep Indonesia Baru

jpnn.com - JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Marzuki Alie menyatakan bahwa Indonesia memiliki persoalan yang sangat kompleks, mulai dari konflik agama hingga penegakan hukum. Ia pun ingin bisa mewujudkan Indonesia baru.

Karenanya, Ketua DPR RI itu ingin ikut konvensi penjaringan calon presiden (capres) PD. "Saya melihat persoalan kita ini sangat kompleks makanya saya bermimpi Indonesia yang baru," ujar Marzuki usai acara buka puasa bersama di DPR, Jakarta, Jumat (2/8) malam.

Menurut Marzuki, konflik agama terjadi karena masyarakat kurang diberi kesadaran bahwa keragaman menjadi salah satu faktor negara Indonesia berdiri. Indonesia, kata dia, tidak dibangun berdasarkan suku dan agama tertentu.

"Negara ini didirikan bukan berdasarkan negara Islam atau negara suku, tapi negara Indonesia yang membawahi semua suku agama etnis dan bahasa. Kalau kita sadar berdirinya bangsa ini basisnya beragama mari kita bangun. Jangan lupa keberagamaan ini rahmat," ucapnya.

Sementara itu dari sisi penegakan hukum di tanah air, lanjut Marzuki, memang masih jauh dari harapan. Sebab, lembaga penegak hukum belum bisa melaksanakan tanggungjawabnya secara konsisten karena seringnya terjadi intervensi kekuasaan.

"Masih ada intervensi kekuasaan dalam arti bukan pemerintah tapi oknum. DPR pun kadang kadang intervensi. Sehingga penegakan hukum ini menurut masyarakat tidak adil," katanya. (gil/jpnn)


JAKARTA - Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat (PD) Marzuki Alie menyatakan bahwa Indonesia memiliki persoalan yang sangat kompleks, mulai


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News