Impor Minyak dari Aljazair Terkendala Transportasi

Impor Minyak dari Aljazair Terkendala Transportasi
Impor Minyak dari Aljazair Terkendala Transportasi
JAKARTA - Direktur Utama Pertamina, Ari Soemarno menilai jika Indonesia mengimpor minyak dari Aljazair, maka kendala utamanya adalah masalah Transportasi. “ Kita dulu sudah pernah beli dari Aljazair. Crudenya ringan dan jauhnya setengah mati. Transportasi itu yang susah,” katanya ketika ditemui usai sholat Jumat di kantor pusat pertamina, Jakarta, (01/08).

Rencana Pertamina untuk mengimpor minyak dari Aljazair tengah dalam tahap pembicaraan. Sementara mou kerjasama jual beli minyak mentah ini sudah ditandatangani oleh menteri pertambangan kedua negara beberapa waktu yang lalu di jakarta.

Namun Ari Sumarno mengatakan selain kendala transportasi yang jauh juga kargo yang diangkut harus dalam jumlah yang banyak untuk melakukan impor minyak dari Aljazair. Jadi pengangkutan harus menggunakan VLCC (Very Large Crude Carrier) yang perjalanannya menuju Indonesia harus memutar kearah Selatan pulau Afrika, karena tidak bisa melewati terusan Suezz sehingga membutuhkan waktu 3 minggu lebih lama.

Selain minyak mentah Aljazair tergolong jenis light sweet crude (minyak mentah ringan) dengan kadar kekentalannya (vikositas) zero atau 0. (wid)

JAKARTA - Direktur Utama Pertamina, Ari Soemarno menilai jika Indonesia mengimpor minyak dari Aljazair, maka kendala utamanya adalah masalah Transportasi.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News