Indonesia Bantai Vanuatu, Simon McMenemy Sempat Sangat Grogi Lalu Menangis

Indonesia Bantai Vanuatu, Simon McMenemy Sempat Sangat Grogi Lalu Menangis
Simon McMenemy (tengah). Foto: Amjad/JPNN

’’Dahulu, 2010, saya sadar betapa mengerikannya datang di sini. Stadion bergoyang karena penonton melompat dan bernyanyi. Debu beterbangan dari atap stadion. Nyanyian yang membuat telinga sakit. Tidak disangka, sembilan tahun kemudian saya ada di sini lagi. Berdiri di hadapan suporter yang dulu menekan saya, sekarang mendukung saya,’’ paparnya dengan mata berkaca-kaca.

Momentum McMenemy pada pertandingan tadi malam semakin lengkap karena Indonesia membantai Vanuatu dengan skor 6-0.

Alberto Goncalves tampil sensasional dengan mencetak empat gol pada menit ke-2, 48, 61, dan 65. Uniknya, semua gol itu hasil assist rekannya di Madura United Andik Vermansah.

Dua sisanya diceploskan gelandang Evan Dimas Darmono pada menit ke-19 dan 74.

’’Harus diingat, betapa mengerikannya fans Indonesia ketika berkumpul jadi satu untuk timnas. Ayo, ulangi momen 2010. Kami butuh dukungan. Melatih timnas adalah sebuah kebanggaan bagi saya,’’ kata McMenemy.

Dia menambahkan bahwa timnya memang pantas menang telak melawan lawan yang levelnya berada di bawah timnas.

’’Namun, yang paling penting, kami benar-benar mengambil pelajaran dari kekalahan melawan Jordania,’’ katanya.

Dia mengatakan, timnya sangat mampu menguasai pertandingan. Tahu kapan menyerang, bertahan, atau menekan.

Pertandingan persahabatan melawan Vanuatu di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Sabtu (15/6), sangat spesial bagi Pelatih Indonesia Simon McMenemy.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News