Inilah Cerita Penggalang Dana Rp1,7 M untuk Keluarga 6 Laskar FPI yang Tertembak Mati

Inilah Cerita Penggalang Dana Rp1,7 M untuk Keluarga 6 Laskar FPI yang Tertembak Mati
Ambulans yang membawa jenazah Laskar FPI dari RS Polri menuju Petamburan. Foto: antara

Keluarga enam Laskar FPI, kata Irvan, penuh harapan mendapatkan keadilan.

Dia pun mencoba masuk dari sisi kemanusiaan sekadar meringankan beban keluarga.

"Saya kaget, sore saya posting di Twitter, malamnya langsung terkumpul Rp360 juta. Dan, Kamis (10/12) naik menjadi Rp1,2 miliar. Jumat (11/12) bertambah lagi menjadi Rp1,7 miliar. Yang sudah saya serahkan kepada keluarga Rp1,2 miliar," tuturnya.

Jumlah donasi yang fantastis ini, lanjut Irvan, lebih banyak dibandingkan kegiatan kemanusiaan yang selama ini sudah dia lakukan.

Irvan mengaku pernah menggalang dana untuk korban gempa di Ambon, Palu, banjir bandang di Lebak, dan juga Bekasi.

Namun, jumlah donasi yang terkumpul mentok di angka Rp400 juta.

Berbeda dengan penggalangan dana  untuk korban penembakan ini. Simpati masyarakat sangat luar biasa.

"Saya print out rekening para donatur ada 42 ribu rekening dan 80 persennya adalah masyarakat menengah. Ini artinya, ada perlawanan masyarakat yang melihat ada kejanggalan dalam kasus ini," ucapnya.

Irvan Gani menggalang dana, bercerita tentang kondisi keluarga enam Laskar FPI yang ditembak di KM 50 tol Jakarta-Cikampek.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News