Irjen Fadil Imran Bicara Peran Kiai, Ulama dan Habaib dalam Sejarah NKRI Berdiri

Irjen Fadil Imran Bicara Peran Kiai, Ulama dan Habaib dalam Sejarah NKRI Berdiri
Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran saat memberi keterangan di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya, Jumat (7/1) malam. Foto: Fransiskus Adryanto Pratama/JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kapolda Polda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengundang para kiai, ulama, habaib, dan para santri untuk bermunajat kepada Allah agar Jakarta tetap aman, damai, dan persatuan tetap terjaga.

Irjen Fadil mengatakan negara Indonesia terbentuk, salah satunya tidak terlepas dari perjuangan para ulama, kiai, dan habaib.

"Siapa pun di negeri ini sadar dan sepenuhnya memahami latar belakang sejarah terbentuknya bangsa dan negara yang sama sama kita cintai ini. NKRI, salah satunya yang mendirikan dan memperjuangkan adalah para kiai, ulama, habaib dan bersama komponen-komponen lain," kata Irjen Fadil di Gedung Balai Pertemuan Metro Jaya, Jumat (7/1) malam.

Mantan Kapolda Jawa Timur itu menyampaikan para ulama, kiai dan habaib merupakan perekat terbesar dari NKRI.

"Demikian besar peran ulama dan umat Islam Indonesia, sehingga bangsa dan negara yang kita cintai ini bisa terbentuk dan ada," kata jenderal bintang dua itu.

Lulusan Akpol 1991 itu mengatakan Indonesia tak akan ada bila ulama dan umat Islam tak mengakuinya sejak awal.

"Mustahil ini akan ada dan menjadi sekarang ini bila ulama dan umat Islam mengingkarinya sejak awal," tegasnya.

Fadil menegaskan pihaknya menentang semua pandangan yang berusaha membenturkan antara agama dan ulama, antara umat Islam di Indonesia.

Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran menyebut peran kiai, ulama hingga habaib dalam sejarah NKRI berdiri

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News