Istri Setia Siapkan

Istri Setia Siapkan
Di tengah Kunto menggebuk drum, sang istri, Feny Rediana, selalu membisikkan kata-kata semangat di kuping Kunto. Foto: Andra Nur Oktaviani/Jawa Pos

Pemecahan rekor itu sekaligus meramaikan peringatan Hari Jadi Ke-71 Kodam II/Sriwijaya.

Menariknya, begitu Kunto sukses memecahkan rekor dunia, Danrem Kunto Arief beserta jajarannya langsung terjun ke Sungai Musi.

Aksi itu merupakan nazar yang pernah diucapkan anak mantan Wapres Try Sutrisno tersebut sebelum pemecahan rekor.

’’Saya sangat berterima kasih (kepada Mas Kunto Hartono). Ini juga hadiah buat ulang tahun ke-71 Kodam II/Sriwijaya. Saya pernah bernazar, kalau Mas Kunto berhasil memecahkan rekor, saya nyemplung ke Sungai Musi. Dan, nyatanya berhasil. Maka, ya saya harus melaksanakan nazar itu,’’ kata Danrem Kunto Arief.

Begitu detik terakhir pemecahan rekor, pukul 14.35 WIB, bendera Merah Putih raksasa berukuran 150 x 20 meter langsung dibentangkan di Lapangan Benteng Kuto Besak oleh prajurit Kodam II/Sriwijaya dan para siswa sekolah.

Suasana jadi mengharu biru. Tampak sang pencetak rekor, Kunto Hartono, tak bisa menahan tangis.

Dalam kondisi lemas, dia menerima jabat tangan dan pelukan dari para tamu undangan serta orang-orang yang mendampinginya selama enam hari enam malam itu.

Kendati tampak kelelahan, Kunto tetap tersenyum mendapat ucapan selamat dari berbagai pihak.

Kunto Hartono sukses menggebuk drum selama 145 jam. Dia kembali memecahkan rekor dunia bermain drum terlama.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News