Jahat, Aktivis Anti Vaksin Berniat Membunuh Seorang Pemimpin

Jahat, Aktivis Anti Vaksin Berniat Membunuh Seorang Pemimpin
Polisi meninggalkan sebuah gedung usai penggerebekan di sejumlah lokasi di Dresden, Jerman, Rabu (15/12/2021), sebagai bagian dari penyelidikan tentang rencana pembunuhan pemimpin negara bagian Saxony, Michael Kretschmer, oleh aktivis anti-vaksinasi. (ANTARA/Reuters/Matthias Rietschel/as)

Banyak serangan diarahkan kepada dokter, politikus dan wartawan.

Vaksinasi akan diwajibkan mulai 16 Maret bagi orang-orang yang bekerja di rumah sakit, panti jompo dan fasilitas kesehatan lainnya.

Media penyiaran Jerman ARD melaporkan lebih dari selusin politikus, media massa dan institusi publik telah menerima surat ancaman perlawanan berdarah terhadap aturan tersebut.

Surat itu juga disertai bungkusan berisi potongan daging.

Pada September, sebuah pusat vaksinasi di Saxony menjadi target pembakaran.

Bulan lalu, sekelompok orang berkumpul di luar kediaman menteri dalam negeri Saxony sambil membawa obor, yang terlihat secara implisit sebagai ancaman kekerasan.

Grup Telegram para penentang vaksinasi di Dresden menjadi perhatian pihak berwenang menyusul laporan investigatif oleh jurnalis ZDF pekan lalu.

Laporan itu menyebutkan para anggota grup itu telah berdiskusi tentang pembunuhan pejabat-pejabat pemerintah Saxony.(Antara/Reuters/JPNN)

Para aktivis anti vaksin berniat membunuh seorang pemimpin negara bagian, begini alasan mereka.


Redaktur & Reporter : Ken Girsang

Sumber ANTARA

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News