Jangan Menunggu Bulan Purnama Menyapa Gulita Malam

Jangan Menunggu Bulan Purnama Menyapa Gulita Malam
Sekitar 50 delegasi Indonesia, turut menyaksikan penandatangan itu, termasuk Dirut Pertamina Karen Agustiawan, Dubes RI untuk Irak, Dirjen Migas ESDM dan perwakilan BUMN. Foto: Don Kardono
Irak sendiri berkepentingan dengan RI, dalam investasi korporat, pariwisata keagamaan, dan imigrasi. Mereka ingin jamaah umrah dan haji RI berkesempatan mampir ke Bagdad, salah satu sentrum sejarah peradaban Islam. Karena itu, mereka minta status red notice untuk visa ke Irak dicabut, sehingga memberi kemudahan untuk masuk ke Negeri Alladin dan Princess Jasmine itu. “Saat ini lebih dari 3 juta turis yang berkunjung ke Bagdad, dan mereka aman-aman saja,” kata Deputi PM Dr Hussein, yang turut menyaksikan penandatanganan MoU energi, antara Wamen ESDM Susilo Siswoutomo dan Wamen Perminyakan Irak, Fayadh Hassan Nima. Ayo, jalan sebelum peluang itu menjadi gelap gulita, dan tak ada bulan purnama kedua.(*)

Buat apa menjalin kerjasama dengan Negeri 1001 konflik seperti Irak? Negara yang penduduknya sudah immun dengan suara bom? Yang –mungkin--


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News