Jatim Kekurangan Suplai Sapi

Jatim Kekurangan Suplai Sapi
Ilustrasi peternakan sapi. FOTO : Jawa Pos

jpnn.com, SURABAYA - Pasca Hari Raya Idul Adha pasokan sapi siap potong menurun. Akibat berkurangnya stok sapi pejantan, kini banyak sapi betina yang dipotong. 'Apalagi harga sapi jantan juga masih mahal,'' kata Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) Jatim Muthowif.

Rata-rata harga sapi siap potong Rp 45.000-Rp 46.000 per kg timbang hidup. Harga tersebut bertahan sejak Idul Adha lalu.

Menurut dia, kekurangan pasokan sapi siap potong tidak hanya karena tersedot untuk kurban, tapi ada beberapa faktor lain. ''Sapi Jatim tidak hanya untuk kebutuhan di Jatim, tapi juga dibawa ke daerah lain seperti Kalimantan, Jawa Tengah, Jawa Barat, dan DKI,'' paparnya.

Selain itu, dengan banyaknya sapi betina yang dipotong tiap hari, pengaruhnya terhadap penambahan populasi besar. ''Yang terjadi, penambahan populasi melambat,'' jelas Muthowif. Kemudian, pengawasan di perbatasan yang masih lemah memuat sapi yang keluar provinsi tidak terdata secara maksimal.

''Karena itu, perlu intervensi dari pemerintah sebagai upaya memperbanyak indukan,'' lanjutnya. Bukan hanya indukan, pemerintah provinsi juga harus memperhatikan keberadaan sapi bakalan. Sapi bakalan ialah sapi yang akan digemukkan. Sebab, jumlahnya sekarang juga masih kurang.

Sementara itu, harga daging sapi pasca Idul Adha belum naik. Mengacu pada data Dinas Perindustrian dan Perdagangan Jatim, rata-rata harga daging sapi Rp 108 ribu per kg. Harga tersebut bertahan sejak dua bulan terakhir. Sebelumnya, pada Juni lalu, harga daging sapi sempat tinggi, yakni Rp 110 ribu per kg.

Selama semester pertama lalu, rata-rata harga daging sapi juga berkisar Rp 106 ribu-Rp 107 ribu per kg. Kalau tren tahunan, harga rata-rata tiap September selama dua tahun terakhir cenderung stabil. (res/c22/oki)

 


Menurut dia, kekurangan pasokan sapi siap potong tidak hanya karena tersedot untuk kurban, tapi ada beberapa faktor lain


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News