JEDI Bisa Minimalisasi Banjir Hingga 40 Persen

JEDI Bisa Minimalisasi Banjir Hingga 40 Persen
JEDI Bisa Minimalisasi Banjir Hingga 40 Persen
DEPUTI Tata Ruang dan Lingkungan Pemprov DKI  Achmad Harjadi menegaskan, melalui proyek Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI), Pemprov DKI akan melakukan pengerukan, rehabilitasi dinding sungai (turap) dan pengadaan pompa di 13 sungai dan 5 waduk di DKI Jakarta guna mengatasi banjir yang terjadi selain pembuatan tanggul raksasa.

“Studi kelayakan dan masterplan JEDI sudah kami siapkan. Banyaknya sampah yang barada di aliran sungai menyebabkan pendangkalan sungai-sungai yang melintasi dan ada di Jakarta akibatnya jika hujan turun terus menarus maka sungainya kan meluap dan menyebabkan banjir. Ini harus diperbaiki,” tegasnya, Selasa (4/10).

Sebanyak 8 sungai yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat dalam JEDI tersebut. Sedangkan Pemprov DKI bertanggung jawab terhadap 5 sungai dan 5 waduk. “Proyek ini mampu mengurangi kawasan banjir sebesar 40 persen serta mengurangi korban banjir dari 2,6 juta orang dari 2007 menjadi 1,6 juta pada 2010,” terangnya.

Harjadi menjelaskan, langkah pengerukan dan peninggian dinding sungai tersebut juga akan diikuti oleh pengembangan pengamanan trace di daerah hilir  yang meliputi 5 aliran sungai. “Sungai-sungai yang ada di Cipinang, Sunter, Buaran, Jati Kramat, Cakung akan dialirkan ke Kanal Banjir Timur akan berfungsi sebagai koridor hijau,” jelasnya.

DEPUTI Tata Ruang dan Lingkungan Pemprov DKI  Achmad Harjadi menegaskan, melalui proyek Jakarta Emergency Dredging Initiative (JEDI), Pemprov

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News