Jemaah Sedih, 57 Koper tak Terangkut

Jemaah Sedih, 57 Koper tak Terangkut
Jemaah Sedih, 57 Koper tak Terangkut
JAKARTA - Selain pemulangan terlambat, jemaah kloter 1 dan 2 asal Jepara dan Solo harus dipusingkan dengan ditinggalkannya 57 koper di Jeddah. Koper-koper jemaah itu tak terangkut karena terlalu berat. Bukan itu saja, jemaah dan keluarga sangat menunggu air zamzam dari Garuda.

Sekretaris PPIH Solo, H Syarif Hidayat, mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan pihak Garuda Indonesia agar koper-koper jemaah itu diangkut. Koper itu sangat dibutuhkan jemaah karena ada oleh-oleh dari tanah suci. "Jemaah juga berharap air zamzam diberikan oleh pihak Garuda," kata Syarif kepada MCH Kemenag, Rabu (24/11).

Koper yang belum diangkut itu milik 45 jemaah dari kloter 1 dan 12 koper milik jemaah kloter 2. "Kami sudah berkoordinasi dengan pihak Garuda, insyaallah koper-koper itu segera diangkut," ujarnya.

Keterlambatan penerbangan haji itu bukan terkait perubahan sistem. Pihak Garuda membantah bila delay hingga 22 jam terkait perubahan sistem integrasi terpadu internal di dalam negeri, tetapi keterlambatan pemulangan jemaah murni akibat padatnya lalu lintas udara di Bandara Internasional King Abdul Aziz (KAA) Jeddah.(gus/jpnn)

JAKARTA - Selain pemulangan terlambat, jemaah kloter 1 dan 2 asal Jepara dan Solo harus dipusingkan dengan ditinggalkannya 57 koper di Jeddah. Koper-koper


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News