Jokowi Mesti Berterima Kasih kepada Megawati, Mustahil Dukung Capres Bukan dari PDIP

Jokowi Mesti Berterima Kasih kepada Megawati, Mustahil Dukung Capres Bukan dari PDIP
Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama Ketua Umum PDIP MEgawati Soekarnoputri di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (8/10). Foto: dokumentasi DPP PDIP

Sebelumnya, Jokowi memakai isyarat saat menjawab pertanyaan wartawan tentang restunya untuk Prabowo. Presiden Ketujuh RI itu mengaku mendukung Prabowo.

"Sudah sejak awal, kok, restu-restu. Sejak awal kok saya menyampaikan mendukung beliau (Prabowo)," ujar Jokowi di depan wartawan.

Namun, Prabowo yang mendampingi Jokowi buru-buru menimpali pernyataan soal dukungan itu. 

"Ini (soal, red) pertahanan," kata Prabowo.

Walakin, Ketua Harian Partai Gerindra Sufmi Dasco Ahmad meyakini pernyataan dukungan dari Jokowi untuk Prabowo itu berkaitan dengan Pilpres 2024.

"Jadi, menurut saya yang dimaksud dukungan itu, ya, pencapresan, ya, pertahanan dan kerja-kerja yang dilakukan Pak Prabowo selama ini," kata Dasco.(ast/JPNN.com)

Pengamat komunikasi politik Jamiluddin Ritonga menganggap Presiden Jokowi sejauh ini masih loyal kepada PDIP.

Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News