JPU Anggap Ba'asyir Pantas Dihukum Seumur Hidup

JPU Anggap Ba'asyir Pantas Dihukum Seumur Hidup
JPU Anggap Ba'asyir Pantas Dihukum Seumur Hidup
JAKARTA - Semua alibi yang diungkapkan terdakwa terorisme Abu Bakar Ba"asyir dalam sidang sebelumnya dibantah jaksa penuntut umum (JPU). Dalam sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (30/5), JPU menganggap semua dalih yang diungkapkan Ba"asyir tidak berdasar. Sebab, keterlibatan Ba"asyir diungkapkan sendiri oleh saksi-saksi dari Jamaah Ansyarut Tauhid (JAT).

 

"Kami menolak semua dalil dalam nota pembelaan (pleidoi, Red.) tim penasihat hukum dan terdakwa Abu Bakar Ba"asyir yang telah disampaikan dalam persidangan sebelumnya," kata ketua tim JPU Andi M. Taufik dalam sidang dengan agenda pembacaan replik (tanggapan atas pleidoi) itu.

Jawaban atas pleidoi Ba"asyir kemarin hanya berlangsung singkat. Jika pleidoi yang dibacakan Ba?asyir berlangsung selama tiga jam, JPU hanya perlu sekitar setengah jam untuk membacakan replik kemarin (30/5). JPU fokus pada dugaan bahwa Ba"asyir mengetahui adanya rencana menggelar i?dad dan ikut aktif menggalang dana pelatihan.

 

Dalam sidang sebelumnya, Ba"asyir menegaskan dirinya tidak terlibat dalam pelatihan militer tersebut. Dia tidak tahu bahwa ada pembelian senjata api. Dia juga tidak pernah kenal bahkan bertemu dengan Dulmatin yang merupakan perencana pelatihan itu. Video pelatihan yang diputarkan untuk  Haryadi Usman (donatur pelatihan militer), juga dibantah.

 

JAKARTA - Semua alibi yang diungkapkan terdakwa terorisme Abu Bakar Ba"asyir dalam sidang sebelumnya dibantah jaksa penuntut umum (JPU). Dalam sidang

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News