JPNN.com

Jubir BPN dan TKN Satu Suara soal Rekonsiliasi Jokowi - Prabowo

Sabtu, 22 Juni 2019 – 20:20 WIB Jubir BPN dan TKN Satu Suara soal Rekonsiliasi Jokowi - Prabowo - JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Kubu Joko Widodo - KH Ma'ruf Amin dan Prabowo Subianto - Sandiaga Uno masih fokus di sidang sengketa Pilpres 2019 di Mahkamah Konstitusi (MK). Karena itu, belum ada pertemuan untuk membahas rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo. Kedua kubu menjamin, rekonsiliasi bisa terwujud pascaputusan MK 28 Juni 2019 nanti sangat penting.

Juru Bicara Bidang Hukum Tim Kampanye Nasional Jokowi - Kiai Ma'ruf, Razman Arif Nasution menyatakan Jokowi dan Prabowo pasti akan bertemu. Menurut Razman, pertemuan itu sangat penting dilakukan untuk membuat suasana menjadi lebih adem.

Razman menegaskan Jokowi pada dasarnya mau bertemu di mana saja, apakah itu di Bali, ataupun naik kuda bersama Prabowo. "Informasi terakhir belum bertemu. Saya yakin nanti ada pertemuan setelah sidang MK," kata Razman dalam diskusi Sidang MK dan Kita, Sabtu (22/6) di Jakarta.

BACA JUGA: Fadli Sebut Rekonsiliasi Tergantung Hasil Pertarungan di MK

Razman menegaskan bahwa pertemuan Jokowi dan Prabowo akan membuat suasana di bawah lebih adem. Sebab, Razman khawatir kalau ada ketidakpuasan bisa ada aksi di jalan lagi. Karena itu, Razman mengapresiasi pula kubu Prabowo membawa persoalan sengketa hasil Pilpres 2019 ke MK.

Jubir Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandi, Hendarsam Marantoko, menjamin akan ada rekonsiliasi pascaputusan MK. Dia menegaskan Prabowo merupakan sosok negarawan yang sudah teruji, sehingga rekonsiliasi akan terwujud. "Pak Prabowo itu sangat teruji sebagai seorang negarawan," tegasnya dalam diskusi yang sama.

Menurut Hendarsam, saat ini masing-masing pihak tengah fokus menghadapi sidang sengketa Pilpres 2019 di MK. "Akan ada rekonsiliasi setelah putusan MK. Kami ingin fokus ini dulu," ungkapnya.

Jokowi dan Prabowo dikabarkan belum pernah bertemu pascapelaksanaan pilpres lalu. Kedua tokoh masih melakukan aktivitas masing-masing, dan proses hukum di MK masih berjalan. (boy/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...