Jumlah Pengunjung WBL Terjun Bebas

Jumlah Pengunjung WBL Terjun Bebas
Wisata Bahari Lamongan. FOTO: Radar Bojonegoro/jpnn.com

jpnn.com - LAMONGAN – Wisata Bahari Lamongan (WBL) saat ini tengah mengalami kondisi yang sulit. Tempat wisata kebanggaan masyarakat Lamongan itu mengalami penurunan omzet akibat penutupan Jembatan Sembayat Gresik di Jalan Daendels sejak Maret 2014. Bahkan, penurunannya lebih drastis, hampir 100 persen.

Informasi dari internal WBL, hingga memasuki bulan ini (November 2015) jumlah pengunjung objek wisata di pantura Lamongan itu baru sekitar 500.000 lebih sedikit. Padahal, pada periode yang sama tahun-tahun sebelumnya telah mencapai satu juta pengunjung. 

’’Dampak penutupan Jembatan Sembayat mulai terasa sejak tahun lalu. Sampai bulan November 2014 jumlah pengunjung hanya sekitar 800 ribu. Dan tahun ini malah tinggal 500.000 lebih sedikit. Padahal, tahun-tahun sebelumnya masih sekitar satu juta,’’ ungkap sumber di internal WBL.

Akibat penurunan omzet secara drastis itu, ungkap dia, mulai muncul pemikiran untuk melakukan efisiensi dengan mengurangi jumlah karyawan. ’’Pemikiran pengurangan karyawan itu juga muncul di kalangan pemilik stan. Padahal, jumlah karyawan stan-stan di WBL ribuan orang,’’ ungkapnya.

Salah satu Direktur WBL Aris Wibawa tidak membantah terjadinya penurunan omzet secara besar-besaran itu. ’’Selama ini, pengunjung WBL banyak dari arah Surabaya lewat Jalan Daendels. Karena, Jembatan Sembayat di Gresik ditutup untuk kendaraan besar seperti bus, sehingga mengganggu akses menuju WBL,’’ terangnya.

Pria yang juga kepala Bappeda Lamongan itu juga tidak membantah adanya rencana rasionalisasi pegawai WBL. ’’Memang ada opsi seperti itu. Tapi, saat ini masih dilakukan evaluasi secara ketat. Harapannya, tentu opsi itu tidak akan dilakukan. Tapi, jika tidak memungkinkan, dengan sangat terpaksa bisa saja opsi itu direalisasikan,’’ tukasnya. (feb/nas)


LAMONGAN – Wisata Bahari Lamongan (WBL) saat ini tengah mengalami kondisi yang sulit. Tempat wisata kebanggaan masyarakat Lamongan itu mengalami


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News