Kabar Gembira, Pemerintah Janji Tak Menaikkan Tarif Listrik

Kabar Gembira, Pemerintah Janji Tak Menaikkan Tarif Listrik
Ilustrasi listrik. Foto: JPNN

Sebab, kecukupan subsidi energi juga sangat dipengaruhi beberapa parameter seperti pergerakan harga minyak dunia sampai kurs rupiah.

Saat ini, pemerintah memang melihat harga minyak dunia masih berada pada posisi yang rendah, yakni kurang dari USD 48 per barel.

Karena itu, harga minyak Indonesia (Indonesian crude price/ICP) pun ditetapkan USD 48 per barel dalam APBNP 2017.

“Namun, harga minyak itu kan fluktuatif,’’ tambah Askolani.

Karena itu, lanjut Askolani, jika nanti terjadi kenaikan harga minyak di atas ICP yang sudah ditentukan, subsidi energi berisiko membengkak.

Penambahan subsidi itu bisa dibebankan kepada masyarakat melalui kenaikan harga.

Namun, jika ditanggung pemerintah, untuk sementara hal tersebut diserahkan ke PT Pertamina dalam bentuk utang.

Sementara itu, keputusan pemerintah untuk tidak menambah subsidi listrik berisiko memberikan dampak negatif bagi PLN.

Subsidi listrik dalam APBN Perubahan 2017 akhirnya batal ditambah oleh pemerintah dan DPR.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News