Kabupaten Puncak Dilanda Kelaparan

Kabupaten Puncak Dilanda Kelaparan
Kabupaten Puncak Dilanda Kelaparan
Bupati menyebutkan, sementara ini pihaknya sedang mendroping bahan makanan seperti beras ke Distrik Sinak, dengan maksud agar masyarakat dari Distrik Agandugume, bisa turun untuk mengambil di sana, lantaran di lapangan terbang Agandugume belum bisa digunakan. Langkah lain, melaporkan kejadian ini ke Pemerintah Provinsi Papua dan Pusat. "Yang pasti ini merupakan bencana yang perlu menjadi perhatian kita semua," ujar Bupati.

Sementara, Otinel menjelaskan, kebiasaan yang terjadi di kabupaten itu sejak dulu, jika mengalami  gagal panen, maka ada makanan alternatif lainnya seperti mengkonsumsi kentang atau sayur kol. Hanya saja, kedua jenis tanaman tersebut kurang dibudidayakan oleh masyarakat setempat, sehingga kedua tanaman tersebut kini tidak berkembang di sana. Untuk sementara ini, masyarakat di Distrik Agandugume mengkonsumsi sayur paku, serta labu cina, sambil menunggu bantuan dari pemerintah berupa beras.

Dia mengatakan, pihaknya sangat membutuhkan uluran tangan pemerintah untuk membantu masyarakat di sana. "Sayangnya, bantuan pemerintah berupa beras sangat sulit didroping ke sana lantaran lapangan terbang (lapter) yang dibangun belum bisa digunakan untuk pedaratan pesawat. Bama biasanya didroping di Distrik Sinak, hanya saja untuk mengambil Bama tersebut membutuhkan waktu satu hari satu malam perjalanan," urainya. (cak/sam/JPNN)

JAYAPURA -- Bencana kelaparan yang terjadi di Kabupaten Yahukimo, terulang di Kabupaten Puncak, Papua. Kelaparan di kabupaten hasil pemekaran dari


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News