Rabu, 12 Desember 2018 – 11:58 WIB

Kaki Lumpuh Sembuh Berkat Jongkok Kocok-Kocok

Kamis, 03 Mei 2018 – 00:12 WIB
Kaki Lumpuh Sembuh Berkat Jongkok Kocok-Kocok - JPNN.COM

jpnn.com - Enam tahun silam Untung Budi Widodo mengalami kecelakaan, sepasang kakinya lumpuh. Proses recovery dirasakannya begitu lama. Sampai pada akhirnya, dia mengenal Ling Tien Kung (LTK). Terapi tanpa obat, tanpa alat, juga tanpa ragat atau biaya.

ROESITA IKA WINARTI, Samarinda.

Manajer PLN Sektor Pembangkitan Mahakam itu pun harus tenggelam dalam pengobatan. Dilanjutkan menjalani proses pemulihan. Suatu hari, rekannya di Surabaya memberi tahu tentang terapi LTK.

Untung pun tertarik dengan manfaat terapi itu. Dia mengutus stafnya, Bintoro, untuk pergi ke Surabaya setahun lalu. Selama tiga hari, seluruh gerakan dipelajari. Bintoro lalu kembali ke Samarinda, Kaltim, menjadi instruktur untuk memandu gerakan. Rutin dilakukan, senam ini pun mampu memulihkan kakinya yang sempat lumpuh karena cedera.

Ilmu Ling Tien Kung, kata dia, sejatinya mengajarkan gerakan olah anus dan persendian. Khusus gerakan senam anus itu dinamai Empet-Empet Anus. Sedangkan untuk senam sendi, biasa menyebutnya Jinjit-Jinjit dan Jongkok Kocok-Kocok.

“Gerakannya gampang, kok. Dasarnya cuma dua. Ngempet anus seperti orang nahan buang air besar dan jinjit-jinjit seperti ini,” katanya sambil menirukan gerakan.

Anus bagaikan aki pada tubuh manusia. Jika tidak diisi, akan kering dan menyebabkan berbagai gangguan kesehatan manusia. Terinspirasi bahwa anus adalah aki manusia, Fu Long Swie, sang penggagas terapi LTK, menciptakan gerakan yang dititikberatkan pada gerakan anus. Tujuannya mengisi aki yang kosong.

Terapi ini, kata dia, berfungsi membangkitkan energi untuk mengaktifkan kembali organ-organ tubuh. Seperti seni bela diri dan olahraga pernapasan, Ling Tien Kung punya tingkatan-tingkatan. Ada tingkat dasar, menengah, dan tinggi. Tingkat dasar dipergunakan untuk penyembuhan penyakit. Sedangkan tingkat menengah dan tinggi dipakai untuk pemanfaatan energi.

SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar