Kalah dari Barito Putera, Alfredo: Kami Terlalu Terburu-buru

Kalah dari Barito Putera, Alfredo: Kami Terlalu Terburu-buru
Pelatih Persebaya alfredo Vera memberikan instruksi kepada salah satu pemainnya dalam laga melawan Barito Putera di Stadion Gelora Bung Tomo, Minggu (8/4) petang. Foto: liga-indonesia.id

jpnn.com, SURABAYA - Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan perdana di Liga 1 2018. Mereka takluk 1-2 dari Barito Putera di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (8/4) petang.

Hasil buruk ini bisa menjadi bukti, bahwa kandang Persebaya tak angker. Dukungan puluhan ribu penonton saja tak cukup untuk meraih prestasi tinggi di Liga 1. Harus ada permainan tim yang apik, untuk mengimbangi performa lawan.

Apa yang menjadi penyebab kekalahan Persebaya? usai laga, pelatih tim berjuluk Green Force Angel Alfredo Vera menjelaskan bahwa sejatinya Persebaya bisa bermain apik di awal babak. Tapi, setelah itu kondisi berbalik dan membuat lawan bisa membalikkan keadaan.

"Mulai di babak pertama kami punya 20 menit awal yang baik. Setelah itu ada momen yang cukup membuat kami kewalahan. Dan pemain lawan bisa memanfaatkan," ungkapnya, usai laga kepada awak media.

Selain itu, pada babak kedua menurut pelatih asal Argentina tersebut ada perasaan yang kurang sabar dari pemain-pemainnya. Hal tersebut berimbas kepada banyaknya peluang yang terbuang.

"Kami terlalu terburu-buru di babak kedua, meskipun sebenarnya kami sudah lebih baik. Sayang, kami masih belum bisa mencetak gol. Sebaliknya Barito bisa memanfaatkan momen sehingga bisa memenangkan laga hari ini," ungkapnya.

Saat kebobolan, ungkap Alfredo, Persebaya tidak dalam konsentrasi yang bagus. Kelengahan itu muncul, karena pemain-pemainnya tidak memperhatikan pergerakan lawan.

"Kami hilang fokus dan Barito bisa memanfaatkan momen sehingga mereka bisa banyak mencuri peluang," tandasnya. (dkk/jpnn)


Persebaya Surabaya harus menelan kekalahan perdana di Liga 1 2018. Mereka takluk 1-2 dari Barito Putera di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Minggu (8/4).


Redaktur & Reporter : Muhammad Amjad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News