Kalah Duel, Seorang Remaja Tewas Dibantai 10 Orang

Kalah Duel, Seorang Remaja Tewas Dibantai 10 Orang
Kasat Reskrim Polres Sukabumi AKP Ali Jupri bersama Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede saat menunjukkan barang bukti kasus penganiayaan seorang remaja hingga tewas di Kecamatan Bojonggenteng, Kabupaten Sukabumi, Jabar pada siaran pers yang digelar di Mapolres Sukabumi, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi pada Rabu, (6/12/2023). ANTARA/Aditya Rohman

jpnn.com, SUKABUMI - M Andri alias Amad tewas akibat sabetan celurit pada bagian dada.

Remaja 18 tahun, warga Sukabumi, Jawa Barat itu dianiaya sepuluh orang.

"Dari hasil pengembangan kasus penganiayaan yang terjadi pada Selasa (13/11) lalu kami menangkap sepuluh tersangka, tujuh di antaranya masih berusia di bawah umur," kata Kapolres Sukabumi AKBP Maruly Pardede, Rabu (6/12).

Para tersangka ini ditangkap di beberapa lokasi berbeda baik di dalam maupun luar Kabupaten Sukabumi.

Seperti salah seorang tersangka yang berusia dewasa ditangkap di wilayah Kabupaten Serang, Banten.

Dari hasil pemeriksaan para terhadap tersangka, pelaku utama pada kasus ini GF di mana tersangka yang melakukan penusukan terhadap Amad.

Dia menambahkan pada kasus ini ada tujuh anak yang masih di bawah umur sehingga dalam penanganan berbeda dengan tersangka yang sudah berusia dewasa.

Penyebab terjadinya penganiayaan ini karena ada perselisihan antara kubu korban dengan kelompok tersangka.

Seorang remaja tewas dianiaya sepuluh sepuluh orang setelah kalah duel. Para pelaku siap dengan senjata tajam.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News