Kamaruddin Sudah Menyakiti Keluarga Besar Polri, Ormas Papua pun Bergerak

Kamaruddin Sudah Menyakiti Keluarga Besar Polri, Ormas Papua pun Bergerak
Ketua PD FKPPI 32 Papua Barat Sammy D Saiba menyerahkan aspirasi kepada Wakapolres Manokwari Kompol Agustina Sineri pada aksi protes terhadap ucapan Kamaruddin Simanjuntak, di jalan Trikora Wosi, Manokwari, Papua Barat, Kamis (22/12). ANTARA/Hans Arnold Kapisa

jpnn.com, MANOKWARI - Puluhan warga dari ormas mitra Polri-TNI di Manokwari menggelar aksi protes terhadap ucapan Kamaruddin Simanjuntak yang dinilai mencoreng nama baik Korps Bhayangkara.

"Kami minta Kamaruddin Simanjuntak segera mempertanggungjawabkan pernyataannya di kanal YouTube Uya Kuya yang menyebut institusi Polri mengabdi kepada mafia," ujar Ketua Pengurus Daerah (PD) 32 FKPPI Papua Barat Samy Djunire Saiba dikutip dari Antara, Kamis (22/12).

Samy Saiba menyatakan pernyataan pengacara mendiang Brigadir J yang viral di kanal Youtube Uya Kuya, Jumat (9/12) itu, tidak saja mencoreng nama baik korps baju cokelat, tetapi juga menyakiti hati keluarga besar Polri di Papua Barat.

"Jika punya bukti silakan dia tunjukkan. Itu personal bukan institusi, kalau bicara Sambo mafia ya silakan, tetapi jangan kaitkan dengan institusi Polri,” ujarnya.

Ketua ormas Keluarga Besar Putra-Putri Polri (KBPP) Papua Barat Agus Warbal yang ikut dalam aksi di depan Polres Manokwari mendesak Kamaruddin segera menyampaikan klarifikasi dan permohonan maaf kepada institusi Polri.

"Sebagai generasi yang lahir dan dibesarkan dalam keluarga besar kepolisian, kami turut sakit ketika orang tua kami (Polri) disebut mengabdi kepada mafia," ujar Agus.

Jika hal ini tidak diindahkan, kata Agus, maka keluarga besar Polri di Provinsi Papua Barat akan menempuh jalur hukum yang berlaku.

“Kami tidak menyinggung tentang suku, ras maupun agama, tetapi yang kami desak untuk bertanggung jawab adalah pribadi Kamaruddin Simanjuntak,” ujar dia.

Kamaruddin Simanjuntak sebelumnya menyebut bahwa rata-rata polisi di Indonesia mengabdi kepada mafia.

Dia berseloroh bahwa banyak anggota Polri hanya seminggu mengabdi kepada negara, sedangkan sisanya mengabdi kepada mafia.

"Ini kan ajaib. Jadi, tidak bisa hidup munafik. Makanya rata-rata hartanya puluhan miliar sampai ratusan miliar sampai triliunan," kata Kamaruddin di kanal YouTube Uya Kuya, Jumat (9/12/). (antara/jpnn)


Sejumlah ormas yang ada di Papua Barat mendesak Kamaruddin Simanjuntak meminta maaf lantaran sudah dianggap menghina Polri.


Redaktur & Reporter : Elfany Kurniawan

Sumber Antara

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News