Karma Datang di Hari Tua, Sungguh Menyedihkan

Karma Datang di Hari Tua, Sungguh Menyedihkan
Karma Datang di Hari Tua, Sungguh Menyedihkan. Ilustrasi Fajar/Radar Surabaya/JPNN.com

jpnn.com - jpnn.com - Karma bisa datang kapan saja. Apalagi, ketika semua anaknya sudah terlanjur sakit hati dengan ulah ibunya, Sephia, 60.

Di saat usianya yang sudah senja, suaminya, Donjuan, 63, pun tega meninggalkannya. Ditinggal prung.

Umi Hany Akasah - Radar Surabaya
-------------------------------------

Sephia hanya bisa berlinang air mata. Ia tak kuasa ketika majelis hakim memutuskan untuk memisahkannya dengan sang suami.

“Berbagai cara sudah saya lakukan, ya ke dukun biar suami balik lagi. Atau doa sendiri biar suami kembali. Tapi, suami dengan sadar mengaku sudah tidak mencintai saya lagi,” jelas Sephia usai sidang putusan talak cerainya di Pengadilan Agama (PA) Klas 1A Surabaya, Kamis (26/1).

Alasan Donjuan untuk bercerai memang bak pepatah, habis manis sepah dibuang.

Pria yang tinggal di Kelurahan Juwingan itu mengaku sudah tidak mencintai Sephia. Tidak cinta sama sekali. Babar blas.

Ia merasa istrinya egois dan semaunya sendiri. Donjuan pun mengaku sudah menikah selama 17 tahun dengan istri keduanya. Memang sih sebatas nikan siri.

 Karma bisa datang kapan saja. Apalagi, ketika semua anaknya sudah terlanjur sakit hati dengan ulah ibunya, Sephia, 60.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News