Kasus Covid-19 di PON Papua, Letjen (Purn) Marciano Norman Bilang Begini

Kasus Covid-19 di PON Papua, Letjen (Purn) Marciano Norman Bilang Begini
Ketua Umum KONI Pusat Letjen (Purn) Marciano Norman saat ditemui beberapa waktu lalu. Ilustrasi/Foto: Amjad/JPNN

jpnn.com, JAYAPURA - Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen (Purn) Marciano Norman mengomentari adanya kasus Covid-19 di Pekan Olahraga Nasional XX Papua. 

Marciano Norman mengatakan yang terpenting dari adanya kasus Covid-19 pada penyelenggaraan PON XX Papua adalah prosedur penanganannya. 

"Kita ini, atlet, ofisial dan seluruh pendukung datang ke Papua ini sekitar 12 ribu-15 ribu orang. Bahwa dalam jumlah yang besar itu ada beberapa atlet yang terpapar Covid-19, yang penting itu prosedur penanganannya bagaimana," ujar Marciano Norman ketika bertemu awak media di Jayapura, Rabu (6/10). 

Dia meyakini saat ini Dinas Kesehatan Papua dan seluruh unsur yang berkaitan dengan Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) sudah memiliki prosedur tetap (protap) dalam menangani kasus Covid-19.

"Jadi, Dinas Kesehatan Papua dengan seluruh unsur yang terkait dengan kesehatan PB PON, mereka sudah punya protapnya bagaimana memperlakukan atlet yang terpapar Covid-19, dia (atlet) dibawa ke rumah sakit atau isolasi mandiri di satu tempat,” katanya.

Mantan kepala Badan Intelijen Negara (BIN) itu menjelaskan bahwa atlet-atlet yang terpapar Covid-19 dalam kondisi baik dan tanpa ada gejala sama sekali. 

Letjen (Purn) Marciano Norman berharap atlet-atlet itu bisa pulih dalam waktu singkat.

"Rata-rata atlet itu kondisinya baik dan mereka itu pada umumnya tidak bergejala sehingga mereka dalam waktu singkat bisa pulih kembali dan bisa pulang," ungkapnya.

Ketua Umum KONI Pusat Letjen (Purn) Marciano Norman mengomentari adanya kasus Covid-19 di PON XX Papua.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News