Kecanduan Waria Sampai Sebegitunya

 Kecanduan Waria Sampai Sebegitunya
Ilustrasi: Fajar Krisna/Radar Surabaya

Tentu saja Donwori membawa waria pulang saat istrinya -sebut saja namanya Karin- sedang bekerja. Namun, Donwori sudah berkali-kali tepergok berindehoi dengan waria di rumahnya.

Suatu saat ketika Donwori sedang ‘main’ di depan televisi, tiba-tiba ada suara pintu depan dibuka. Donwori yang saat itu tengah asyik berindehoi tidak sadar dengan kehadiran Karin.

Tiba-tiba sebuah tas mendarat di kepala Donwori. Selanjutnya pukulan kayu sapi menyasar seluruh tubuh Donwori.

Karin mengamuk. Sejak itulah Karin tak mau lagi berurusan dengan Donwori.

Seketika Karin mengusir Donwori. Seminggu kemudian Karin melayangkan gugatan cerai.

Karin juga menyewa pengacara untuk memuluskan gugatannya. Isi gugatannya beragam tuduhan kepada Donwori, antara lain tak menafkahi, doyan selingkuh dan punya kelainan.

Namun Donwori tak serta-merta menerima tuduhan itu. “Ancene gak iso neriman. Dijatah sak enek-eneke pancet ae kurang. Malah ngamuk, ora gelem nguwenehi jatah (memang tak bisa berjiwa menerima. Dijatah seadanya tetap kurang. Malah mengamuk, tak mau memberi jatah (layanan kepada suami), red),” kata Donwori.(sb/is/jay/Radar Surabaya)


Donwori yang sudah beristrikan Karin ternyata demen memuaskan syahwatnya dengan layanan waria.


Redaktur & Reporter : Antoni

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News