Kekurangan Pekerja di Bandara Australia Diperkirakan Akan Berlanjut Sampai Setahun ke Depan

Kekurangan Pekerja di Bandara Australia Diperkirakan Akan Berlanjut Sampai Setahun ke Depan
Antrean panjang di bandara Australia pada masa-masa sibuk diperkirakan tetap akan terjadi selama beberapa bulan mendatang. (ABC News: Tim Swanston)

Di banyak bandara di dunia terjadi peningkatan antrean dengan semakin banyaknya jumlah pelancong.

Penumpang mengkritik maskapai di media sosial

Di media sosial, penumpang sudah menyampaikan kritik mereka terhadap maskapai penerbangan seperti Qantas tentang penundaan penerbangan, pembatalan, bagasi yang hilang, antrean yang panjang di bandara, kesulitan untuk menelepon maskapai, dan aturan penerbangan yang rumit.

ABC berbicara dengan penumpang maskapai Qantas dan Virgin yang kehilangan bagasi mereka sejak bulan April.

"Saya sudah menghubungi Virgin beberapa kali dan mereka selalu mengatakan hal yang sama: 'ya bagasinya segera diantar', namun sampai sekarang belum datang juga," kata Clinton Press.

Clinton juga mengatakan tidak puas dengan jumlah uang kompensasi yang ditawarkan Virgin.

Virgin menolak untuk diwawancarai dan mengatakan sedang bekerja keras untuk membantu para penumpang mereka.

Penumpang Qantas, Kevin Burke, yang sudah lama menjadi pelanggan maskapai tersebut terbang dari Darwin ke London dengan beberapa kali koneksi pesawat.

Kepada ABC, dia mengatakan masalah yang dihadapinya.

Anda yang akan bepergian ke dan dari Australia harus bersiap-siap mengalami gangguan perjalanan karena berbagai bandara di Australia diperkirakan akan kekurangan pekerja mulai bulan Juli ini sampai setahun ke depan

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News