Keluarga Indro Warkop, Kisah Kesetiaan hingga Akhir

Keluarga Indro Warkop, Kisah Kesetiaan hingga Akhir
Indro Warkop memegang erat tangan kedua putrinya, Hada Kusumonegoro (kiri) dan Handika Indrahanthy Putri (kanan), di pemakaman istrinya. Foto: IMAM HUSEIN/JAWA POS

Selama menderita kanker, Anthy masih sangat suportif terhadap karir suaminya. Jika Indro harus melakukan promo film atau job di luar kota, dia tak melarang. Dia tahu bahwa sang suami punya tanggung jawab mencari nafkah. ’’Sebagai gantinya, kami sering video call,’’ ungkap bapak tiga anak tersebut.

Hal yang sama diungkapkan Hada Kusumonegoro, anak kedua Indro-Anthy. Hada merasa sangat beruntung bisa mendampingi sang ibu di masa-masa akhir hidupnya.

’’Mami itu segalanya. Mami selalu ada buatku,’’ katanya sambil mengusap air mata. Hada juga bersyukur bisa menggunakan segala tenaga untuk merawat sang ibu hingga saat terakhirnya.

Kini yang bisa dilakukan Indro adalah menuruti perintah mendiang istri untuk menjaga anak-anak. Sebuah keinginan juga dimiliki Indro. Kelak, jika saatnya tiba, dia ingin disemayamkan di dekat Anthy di TPU Tanah Kusir.

’’Satu-satunya keinginan yang belum terwujud adalah kami bisa bersebelahan di dalam kubur,’’ ujar Indro. (len/c22/jan)


Indro Warkop menunjukkan kasih sayang hingga akhir hayat sang istri, yang meninggal karena diserang kanker paru-paru.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News