Kementan Lepaskan 12 Ton Ayam Beku untuk Operasi Pasar

Kementan Lepaskan 12 Ton Ayam Beku untuk Operasi Pasar
OPERASI PASAR: Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi melepas 12 ton daging ayam beku dan 2 ton telur ayam untuk operasi pasar di Jakarta, Sabtu (28/7) untuk operasi pasar. Foto: Fathan Sinaga/JPNN 

jpnn.com, JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) melepas 12 ton daging ayam beku dan dua ton telur ayam, Sabtu (28/7). Tujuannya menekan kenaikan harga ayam yang terjadi di DKI Jakarta.

Kepala Badan Ketahanan Pangan Kementan Agung Hendriadi mengatakan, saat ini harga ayam di pasaran di atas Rp 40 ribu. Seharusnya, lanjut Agung, harga ayam di pasaran Rp 32 ribu.

"Karena itu, kami akan melaksanakan operasi pasar dalam rangka mengendalikan harga daging ayam yang akhir-akhir ini mengalami peningkatan," kata Agung di Toko Tani Indonesia Center (TTIC), Jakarta Selatan, Sabtu (28/7).

Dalam operasi pasar itu, kata Agung, Kementan menjual daging ayam beku seharga Rp 31 ribu. Dia mengharapkan harga daging ayam dalam beberapa hari ke depan akan kembali stabil.

"Saya harapkan dalam tiga hari ke depan harganya sudah stabil," katanya.

Agung menambahkan, kenaikan harga itu seharusnya tidak terjadi. Sebab, produksi ayam Indonesia saat ini mencapai 1,8 juta ton, sedangkan kebutuhan masyarakat hanya 1,5 juta ton.

Selain daging ayam beku, Kementan juga melepas dua ton telur ayam. Masyarakat bisa membelinya dengan harga Rp 22 ribu per kilogram.

Operasi pasar akan dilakukan di beberapa pasar dan tempat-tempat strategis seperti Pasar Pondok Labu, Lenteng Agung, Klender SS, Pulo Gadung,  Tebet Barat, Cijantung. Selain itu juga di perumahan Pondok Indah, Jati Sari Bekasi, Atsiri Permai, Bogor dan Taman Bona Indah Lebak Bulus.(tan/jpnn)


Kementan melepas 12 ton daging ayam beku dan dua ton telur ayam untuk operasi pasar demi menekan kenaikan harga akhir-akhir ini.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News