Kementerian ATR/BPN Tegaskan Pengadaan Tanah Tol Yogyakarta-Solo Lancar

Kementerian ATR/BPN Tegaskan Pengadaan Tanah Tol Yogyakarta-Solo Lancar
Kementerian ATR/BPN menyatakan pengadaan tanah proyek pembangunan Tol Yogyakarta-Solo tidak mengalami kendala apa pun. Kementerian ATR/BPN.

Selain itu, masyarakat diharapkan turut andil dalam setiap proses pengadaan tanah proyek tersebut.

“Masyarakat agar menerima imbauan dari presiden, menteri bahwa uang itu nanti akan dipergunakan untuk membeli tanah lagi, untuk usaha, untuk kepentingan prioritas lainnya," imbaunya.

Dia pun meminta masyarakat dalam tahapan berikutnya agar lebih banyak melakukan koreksi hak-hak yang memang menjadi milik mereka.

"Jangan sampai ada yang tidak terbayarkan. Ini yang kita selalu komunikasikan baik ke camat, lurah atau pejabat yang lainnya. Jangan sampai terjadi hal-hal yang terlewatkan atau ada yang tidak baik untuk dilakukan,” terang Suhendro.

Sebagai informasi, trase Jalan Tol Yogyakarta-Solo nantinya akan melintasi dua provinsi, yakni trase yang terletak di DIY sepanjang 60,93 kilometer dan trase yang terletak di Jawa Tengah sepanjang 35,64 kilometer.

Jalan tol ini ditargetkan akan dioperasikan secara bertahap pada tahun 2023 dan akan beroperasi penuh pada tahun 2024. Adapun total dana yang dibutuhkan untuk pembayaran pengadaan tanah mencapai Rp 17 triliun. (*/jpnn)

Kamu Sudah Menonton Video Terbaru Berikut ini?

Tenaga Ahli Menteri ATR/Kepala BPN Bidang Pengadaan Tanah Arie Yuriwin mengatakan hingga saat ini pembayaran pengadaan tanah proyek tersebut mencapai 1.003 bidang tanah senilai Rp 1,15 triliun.


Redaktur & Reporter : Boy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News