Kemnaker Dorong Sinergisitas Pelatihan Vokasi dan Perluasan Kesempatan Kerja Dipercepat

Kemnaker Dorong Sinergisitas Pelatihan Vokasi dan Perluasan Kesempatan Kerja Dipercepat
Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah saat membuka Rapat Koordinasi Bidang Pelatihan Vokasi, Produktivitas, Penempatan Tenaga Kerja dan Perluasan Kesempatan Kerja di Jakarta, Senin (20/2). Foto: Dokumentasi Humas Kemnaker

Menteri kelahiran Mojokerto, Jawa Timur itu menyampaikan saat ini sudah ada pelatihan untuk calon pekerja migran Indonesia (CPMI), pelatihan berbasis kawasan maupun pengembangan Balai Latihan Kerja (BLK) Komunitas menjadi inkubator wirausaha.

"Mulai saat ini harus lebih banyak dikembangkan kegiatan-kegiatan lain yang kolaboratif dan saling mendukung guna mencapai target yang sudah kita canangkan bersama," kata Menaker Ida.

Sekretaris Jenderal Kemnaker Anwar Sanusi dalam laporan penyelenggaraan menyampaikan target Kegiatan Prioritas Ditjen Binalavotas 2023.

Mulai dari pelatihan berbasis kompetensi dengan target sebanyak 154.234 orang, pemagangan dalam negeri dengan target sebanyak 7.240 orang.

Kemudian pemagangan luar negeri dengan target APBN sebanyak 6 ribu orang, pelatihan peningkatan produktivitas dengan target APBN 7.515 orang, serta sertifikasi kompetensi tenaga kerja dengan target APBN 227.116 orang.

Sementara itu, target kegiatan prioritas pada Ditjen Binapenta dan PKK 2023, meliputi dasilitasi dan pembinaan masyarakat melalui tenaga kerja mandiri lanjutan dengan target 3 ribu orang.

Selanjutnya, fasilitasi dan pembinaan masyarakat melalui tenaga kerja mandiri pemula dengan target 110 ribu orang, tenaga kerja yang mendapatkan fasilitasi dan pembinaan penempatan tenaga kerja dalam negeri dengan target 272.500 orang.

Selain itu, layanan pelindungan PMI oleh atase atau staf teknis/kepala bidang ketenagakerjaan di 12 negara penempatan dengan target 250 ribu orang.

Menaker Ida Fauziyah mendorong percepatan sinergisitas program pengembangan pelatihan vokasi dengan perluasan kesempatan kerja segera diterapkan

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News