Kenapa Selasa Istimewa Buat Mbah Moen..

Kenapa Selasa Istimewa Buat Mbah Moen..
Mbah Moen. Foto: Jawa Pos Radar Solo

Tahap pertama penciptaan selesai pada dua hari pertama (yaumaini), yakni Ahad dan Senin. Kemudian, Allah menciptakan ilmu dari segala sesuatu yang ada di dunia ini pada Selasa. “Makanya, orang Jawa itu menyebut Rabu wekasan. Karena Allah rampung melakukan penciptaan pada Rabu,” jelasnya.

Karena itu, Ponpes Al-Anwar meliburkan kegiatan mengaji pada Selasa untuk menghormati dan mengenang jasa para ulama serta memperingati dicabutnya ilmu melalui mangkatnya para ulama. “Tapi, libur ngajinya saja. Sekolahnya nggak usah libur,” ujarnya.

Ungkapan belasungkawa mengalir dari para tokoh dan ulama. KH Mustofa Bisri, pengasuh Ponpes Raudlatut Thalibin, Leteh, Rembang, menulis dalam akun Facebook-nya bahwa putra-putra Mbah Moen sebenarnya ingin mencegah Mbah Moen berangkat haji tahun ini. Tapi, tidak ada yang berani menyampaikan. “Maka, mereka minta tolong salah satu santri kinasih beliau yang kebetulan masih famili, Mas Nawawi,” tulis Gus Mus, sapaan Mustofa Bisri.

Menurut Gus Mus, Nawawi secara hati-hati menyampaikan dengan menggunakan gaya bercerita. Dia menceritakan obrolan putra-putra Mbah Moen. Namun, belum sampai Nawawi tuntas memberitahukan apa yang mereka obrolkan, Mbah Moen sudah memotong. “Mereka melarang aku berangkat haji ya? Karepe dewe (maunya sendiri, Red),” ujar Mbah Moen.

Menurut Gus Mus, Mbah Moen sering menyampaikan bahwa doanya saat ini adalah meminta husnulkhatimah. Sebab, usianya sudah lebih dari 90 tahun. “Dan doa permohonan beliau dikabulkan,” tulis Gus Mus.

“Tokoh pendamai yang menyukai perdamaian itu kini telah damai di sisi Zat Yang Mahadamai. Meninggalkan kita yang belum selesai dengan urusan dunia ini, dengan membawa segudang ilmu, akhlak, dan kearifan beliau,” lanjut Gus Mus. (tau/far/lum/byu/c9/oni)


Dalam sebuah pengajiannya, Mbah Moen memaparkan keistimewaan hari Selasa dikaitkan dengan ajaran alquran.


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News